Perkembangan Pesantren Di Indonesia

Sejarah Perkembangan Pesantren di Indonesia

 
assalaam sedati
Trensami Assalaam Sedati
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Bissmillahirakhmanirrahim
Saudara saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah SWT

Saat ini semakin banyak pondok pesantren yang didirikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal itu tidak lepas dari perjuangan para Ulama dan Kyai jauh sebelum Indonesia Merdeka.

Kemunculan pondok pesantren tidak bisa dilepaskan dari misi Rosulillah Nabi Muhammad SAW untuk menegakkan dan menyebarluaskan agama Allah yaitu agama Islam. Pondok Pesantren yang lazim disebut Pesantren atau Pondok adalah suatu lembaga pendidikan islam yang berupaya menanamkan nilai - nilai Islam di dalam diri para Santri (sebutan peserta didik di Pesantren).

Menurut sumber lain, Pesantren pada dasarnya berarti tempat belajar para santri, sedangkan pondok berarti rumah atau tempat tinggal yang digunakan para santri belajar.

Pesantren sebagai salah satu media penyebaran agama Islam lahir dan berkembang sejak masa permulaan kedatangan agama Islam di Indonesia dan tidak dapat dipisahkan dari sejarah serta pengaruh Walisongo yang telah mengembangkan pendidikan ini beberapa ratus tahun lalu.

Pesantren merupakan lembaga pendidikan islam tertua di Nusantara dan terus mengalami perubahan sesuai tuntutan zaman. Saat ini banyak pesantren yang telah memadukan pola pendidikan klasik dan pola pendidikan modern, menyelaraskan dualisme pendidikan, mengintegralisasi pendidikan umum dan pendidikan agama.

Dalam perjalanannya, pesantren mampu menjaga dan mempertahankan keberlangsungan dirinya serta memiliki model multi aspek. Santri juga dibekali pengetahuan umum (lewat madrasah atau sekolah formal) skill atau keahlian keterampilan di pesantren sehingga santri tidak hanya mahir dalam bidang agama saja, tetapi santri juga mahir dalam bidang umum dan keterampilan.

Sejalan dengan  perkembangan dan perubahan bentuk pesantren, Menteri Agama RI mengeluarkan peraturan nomor 3 tahun 1979, yang mengklasifikasikan pondok pesantren sebagai berikut :
  • Pondok Pesantren tipe A, adalah Pondok Pesantren dimana para santri belajar dan bertempat tinggal di asrama lingkungan pondok pesantren dengan pengajaran yang berlangsung secara tradisional (sistem wetonan atau sorogan).
  • Pondok Pesantren tipe B, adalah Pondok Pesantren yang menyelenggarakan pengajaran secara klasikal dan pengajaran oleh Kyai bersifat aplikasi, diberikan pada waktu - waktu tertentu. Santri tinggal di asrama lingkungan pondok pesantren.
  • Pondok Pesantren tipe C, adalah Pondok Pesantren hanya merupakan asrama sedangkan para santrinya belajar di luar (di madrasah atau sekolah umum lainnya), Kyai hanya mengawasi dan sebagai pembina para santri tersebut.
  • Pondok Pesantren tipe D, adalah Pondok Pesantren yang menyelenggarakan sistem pondok pesantren dan sekaligus sistem sekolah atau madrasah.
Dari sekian banyak tipe pondok pesantren, dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran bagai para santrinya, dapat dikelompokkan ke dalam dua bentuk pondok pesantren.
  • Pondok Pesantren Salafiyah, adalah Pondok Pesantren yang menyelenggarakan pengajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama Islam, serta kegiatan pendidikan dan pengajarannya sebagaimana yang berlangsung sejak awal pertumbuhannya.
  • Pondok Pesantren Khalafiyah, adalah Pondok Pesantren yang selain menyelenggarakan kegiatan pendidikan kepesantrenan, juga menyelenggarakan kegiatan pendidikan formal (sekolah atau madrasah).

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Diolah dari berbagai sumbe
r
Previous
Next Post »